Wednesday, October 24, 2007

ATHENA

August 2007


Rencana ke Greece udah selalu gue cetuskan sejak lama bertahun2 lalu, tapi selalu ngga jadi karena rencana tujuan liburan kita selalu berubah2. Akhirnya tercapailah bulan Agustus kemaren, gue dan suami berangkat via Genova-Rome-Athens. Badai kita titip sama nenek dan kakeknya di Italy, jadi kita bisa lebih leluasa jalan-jalannya. Kita menginap di hotel yang posisinya sangat strategis di lingkungan tempat-tempat wisata seperti Acropolis, Monastiraki, Pssiri dan Plaka. Ke tempat2 ini kita hanya perlu berjalan kaki saja. Dan hotel ini juga menghadap ke Acropolis, dan kebetulan top roof diatas hotel adalah sebuah restaurant dan juga sebagai ruangan breakfast, jadi setiap pagi kita menikmati breakfast sambil memandangi Acropolis dari jauh.






Hari pertama rencananya kita mau ke Acropolis, masuk lewat pintu Ancient Agora di Monastiraki, beli tiket/orang harganya 12 euro, begitu sampai di Ancient Agora kita baru tahu kalau Acropolisnya berada jauh di atas sana, gue jadi give up, ngga mau naik, ngebayangin nanjak aja ngga bisa, masalahnya pada waktu itu gue lagi hamil 3 bulan. Gue bilang ama suami, lo naik aja sendiri, gue nunggu disini, tapi dia malah ngasih gue speech kalo sampe di Athens buat apa kalo ngga naik ke Acropolis, jadi gue pikir bener juga. Masa sih gue cuma bisa memandangi aja dari jauh? Akhirnya dengan susah payah gue merambat2 naik ke Acropolis yang tingginya minta ampun di panas terik kota Athens. Sepanjang jalan gue ngomel2 kenapa mereka ngga sediakan cable car atau donkey buat orang2 yang ngga kuat nanjak kayak gue. Jadinya kita setiap 10 meter berhenti karena gue kecapekan. Butuh waktu yang lama buat kita sampai diatas karena sedikit-sedikit harus istirahat, dan begitu kita sampe di atas rasanya gue pengen tereak “I DID IT!!!”.




Gue, yg lg hamil 3 bulan dgn bangga bisa sampai keatas :)

Rasanya bangga juga hamil 3 bulan tapi bias sampe ke Templenya Athena itu, kenapa gue bilang bangga? Karena gue itu benci banget climbing, hiking…. Makasih deh kalo yang urusan nanjak2.… Jadi kalo gue bisa nanjak pas hamil 3 bulan, berat, panas, capek… suami gue aja bangga…. Haha



Open air theatre



Tempat nongkrong para turis di Athens itu di Pssiri, Plaka dan Monastiraki, area2 ini di penuche dengan restaurants, bars dan kafe. Tapi Monastirakilah yang paling ramai karena tempatnya sangat strategis karena view nya Acropolis, jadi dua malam itu kita selalu dinner di Monastiraki sambil memandangi Acropolis yang diterangi dengan lampu2 sorot, indah banget. Dan satu malamnya lagi di salah satu Taverna di Pssiri yang lebih menyediakan sea food.
Taverna itu seperti Trattoria di Italy, lebih seder hana dan lebih murah dari restaurant, tapi kalo di Athens, semua yang namanya Taverna itu bagus2 dan harganya seperti harga restaurant, jadi ngga ngaruh kalo di Athens, kecuali di pulau2 kecil di Egypt, kalo Taverna biasanya murah banget.




Greek food is one of the best food, mereka banyak sekali menggunakan kambing dan Veal di Athens, dan sea food di pulau2. Makanan kesukaan gue di Athens ialah Lamb Souvlaki, dan Kleftiko; goat yang sudah dibumbui dan dibungkus dengan paper lalu di masak dalam oven, wuihhhh enaknyaaaa....




Pemandangan di Athens

Kita juga sempat ke National Archeological Museum (dari hotel naik Metro) yang menyimpan mask nya Agamemnon, bekas2 panah dan tombak dari perang 300, dan sculpture 2 dari orang2 terkenal bekas kejayaan Greece. Seperti Zeus (gambar disebelah), Poseidon, Aphrodite, Eros si Cupid dsb.



Ongkos akomodasi di Athens tidak terlalu mahal dibanding negara2 Eropa lainnya, seperti ongkos taxi dan juga harga makanan sedikit lebih murah. Pengalamn lucu kita, sebelum pergi kita udah baca2 buku panduan sejenis Lonely Planet, disebutkan dalam buku: Bila ingin naik taxi dari airport ke downtown Athens, ongkosnya TIDAK LEBIH dari 25 Euro. Nah kita naik taxi dong, abis belum ngerti kalo naik metro mesti turun dimana, setelah sampe hotel di downtown, ternyata argonya sebesar 30 Euro dan supir taxinya minta 40 Euro, alasannya bayar tol dsb, gue hanya tersenyum, lucu ya... ngga cuma di Indonesia berlaku sistem cheating, tetapi juga di Eropa.

Jalanan di Athens

Hari pertama kita sampai di Athens, hari itu pulalah terjadinya kebakaran di banyak kota2 di Greece, hari kedua Athens penuh dengan abu di udara yang terbawa angin dari lokasi kebakaran, hari kedua gue udah cetacean karena berita2 di TV tentang kebakaran di Greece yang lokasinya tiap jam bertambah, maka hari ke tiga kita cabut ke Santorini, salah satu pulau terindah di Greece….



*Turut berduka cita atas korban-korban kebakaran di Yunani selama periode August 2007*

Tuesday, October 16, 2007

Phuket


Waktu kita tinggal di Malaysia, adik gue Citra (anak no 3) dateng dari Medan untuk menjenguk kita, selama di Malaysia gue ajak jalan2, nah gue kepikiran ngajak dia ke Phuket, kebetulan karena dekat, tidak perlu visa dan gue berdua belum pernah kesana. Suami pun setuju dan mengizinkan kami pergi ke Phuket selama 3 hari. Selama ini gue hanya mendengar cerita tentang keindahan Phuket dari orang2 yang sudah pergi kesana. dari KL kita langsung terbang ke Bandara di Phuket, dari atas sebelum pesawat mendarat kelihatan pemandangan air dibawah yang sangat indah, lautnya berwarna hijau dan kelihatan pula pulau2 kecil dari atas, semua kepala penumpang melongok ke arah jendela saat itu.

Kita akan menginap di South Sea Resort Hotel di Karon Beach, atas rekomendasi seorang teman di Malaysia yang pernah menginap disana, hotelnya bagus dengan harga yang tidak terlalu mahal, gue lupa tepatnya berapa karena gue juga bookingnya lewat internet dgn credit card.


Kamar hotel



Citra di hotel


Sampai di hotel, nama gue udah tertulis di depan receptionist, bahwa mereka sudah menunggu kedatangan kita. Cukup puas dengan fasilitas yang ada di hotel, didepan kamar langsung ada kolam renang dengan pool bar nya. Very nice....

Hari pertama kebetulan kita sampainya sudah sore hari, jadi hari itu kita bermain2 di pantai Karon di depan hotel kita. Karena kita juga sudah lelah, makan malam lalu tidur, sebelumnya gue udh booking kapal untuk ke Phi phi island esok pagi2 sekali pukul 7 akan dijemput oleh travel agent.

Biaya ke Phi phi island tidak murah, karena gue pesen paket yang full, artinya mulai naik kapal dari Phuket ke Phi phi Don, termasuk snorkeling dan di bawa ke phi phi island termasuk juga makan siang, dan berenang sampai sore.


Phi phi island adalah sebuah pulau kecil yang sangat sangat indah, menghipnotis para pengunjungnya. Tempat dibuatnya film The Beach yang dibintangi Leonardo Di Caprio.







Phi phi island



Esok harinya kita booking jalan-jalan sekitar Phuket dengan rent car dan supir, perjalanan ini sudah termasuk Elephant trekking, ox cart, monkey show, Phuket point view dan makan siang. Di acara monkey show yang paling excited adalah Badai, karena monkeys nya juga jinak dan Badai ngga takut sama sekali. Setelah selesai dengan keliling Phuketnya kami berhenti membeli durian monthong, kalo sampai thailand ngga makan durian monthong rasanya aneh aja, walaupun di Jakarta ada, tapi kok rasanya beda ya, lebih lezat yang di Thailand. Setiap malamnya kita coba dinner di restaurant yang berbeda2, ada satu restoran di sebelah hotel kami, namanya Wildfire, mereka menyediakan makanan yang sangat lezat, ada makanan khas Thai dan juga steak, tapi Tom Yam nya yang paling kita sukai.



Eating my Lobster

Hari ketiga kita jalan-jalan dan stay seharian di Pathong, pusat nongkrong dan ngumpulnya para orang-orang, Pathong diramaikan oleh hotel-hotel, kafe, restaurant dan toko2 cindera mata. Pantainya juga paling ramai, dari Karon beach hotel kami, kami naik tuk tuk ke Pathong, hanya sekitar 50 Baht. Kami bermain-main di Pathong beach, massages, bikin tattoo, makan siang, belanja cindera mata dan makan malam lobster di restaurant lobster yang paling terkenal dan ramai dengan pengunjung. Pokoknya seharian itu kita di Pathong.

Pulang dari Pathong sudah malam kita pun menyiapkan koper, memasukka pakaian dan cindera mata. Esok paginya kita kembali ke Malaysia. Perjalanan ke Phuket adalah salah satu perjalanan yang paling menyenangkan, keindahan Phuket sampai sekarang gue gak bisa lupakan.