Tuesday, July 31, 2007

Campioni Del Mondo

Sebetulnya cerita ini udah basi, cuma pengalaman ini merupakan pengalaman yang tak terlupakan buat gue di era Word Cup 2006, yang pada waktu itu gue dan keluarga lagi liburan di Italy, jadi merasakan banget kebahagiaan atas menangnya tim Italia.

Jalanan sepi karena semua orang nonton bola


Pada saat itu semua orang ngga laki ngga perempuan, tua dan muda lagi gila nonton bola, piala dunia, jadi suamiku itu pun tiap ada pertandingan club-club besar, selalu nonton bareng temen2 nya di B11 Kemaman, Malaysia. Puteran ke 2 kita terbang ke Italy buat summer vacation. Kebetulan aku emang dukung Italy ( seperti cewek-cewek pada umumnya ;)). Tiap malam kita nonton sama mertua, mertua cewek padahal gak suka tapi ikut-ikutan ( hanya kalo tim Italy main ).




Orang-orang merayakan kemenangan di jalanan





Sampai malam final kita nontonnya sambil tereak-tereak, walopun menangnya kurang membanggakan, pokoknya menang (kata suami, yg girangnya bukan main). Malam itu kita rayain berempat dgn minum champagne ( Badai lg bobok, pdhal tadinya udh bela-belain pake kaos tim Italy ).Habis ngerayain di rumah kita ke jalanan by car, yang ada mobilnya gak bisa lewat, itu orang-orang seluruh Spotorno ada di luar semua. Semua orang bergembira, di jalanan Spotorno penuh dengan orang-orang, ada yang mengibar-ngibarkan bendera, ada yang bawa wine, champagne, sambil menyanyikan lagu yang berkata Noi campioni del mondo ( Kami adalah juara dunia ). Ada cewek2 yang dandanannya berwarna hijau, merah dan putih di mata, pipi dan seluruh badannya. Pokoknya malam itu seru banget. Hari itu merupakan hari besar buat Italy, esok harinya kita lihat di TV tim Italy merayakan kemenangan dengan sebuah pesta di Colosseum di Roma bersama2 masyarkat Italy.

4 comments:

Vina Revi said...

hikz! jadi ngiler ... pengeeeen!

jakartabutuhrevolusibudaya said...

Wow, seru banget kayaknya tuch. Saya waktu itu nonton final world cup 2006 di Puncak, beda banget yah, hehe. Tapi gak kalah seru loch.

Yully said...

Nonton bola dimana2, walaupun dibawah pohon beringin pasti seru aja ya Huehehueheue

Manu said...

eu também acho.....